Our Blog

Anak, Keluarga, Umum

Ini Cara Memperkenalkan Puasa Sejak Dini Pada Anak

LEAVE A COMMENT

Di usia tiga tahun ke atas, si Kecil biasanya semakin sering belajar dengan mengamati apa yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. Perkembangan ini bisa Mum manfaatkan untuk mulai mengajarkannya berpuasa, lho!

Betapa mengagumkan perkembangan si Kecil! Kini, ia semakin aktif bergerak, serta mengamati dan berinteraksi dengan orang di sekitarnya. Untuk itu, dukung selalu pertumbuhannya dengan susu pertumbuhan dan aneka makanan bergizi! Dengan begitu, semakin banyak pengalaman yang bisa ia dapatkan bersama Mum.

Mungkin Mum bertanya-tanya, kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan ibadah puasa pada si Kecil? Sesungguhnya, ia sudah dapat diperkenalkan dengan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk berpuasa sejak usia balita. Nah, perkenalan tersebut berupa pemahaman dasar dan persiapan yang perlu dilakukan. Untuk info lengkapnya, simak tips berikut ini yuk, Mum!

1.         Hindari Memaksakan si Kecil

Walau sebenarnya sejak usia empat tahun, si Kecil sudah dapat diajarkan berpuasa, yaitu menahan lapar dan haus selama beberapa jam saja, namun Mum tetap harus memerhatikan kondisinya. Tak perlu memaksakan jika ia menolak atau kondisi kesehatannya tidak memungkinkan.

Satu hal yang perlu diingat adalah menciptakan suasana puasa yang menyenangkan untuk si Kecil saat ia baru pertama kali belajar. Dengan begitu, Mum akan lebih mudah memotivasinya untuk berpuasa di tahun depan, termasuk juga melakukan ibadah-ibadah lainnya. Ini merupakan salah satu tips mendidik anak agar memiliki kepribadian baik di masa yang akan datang, lho.

2.         Lakukan Secara Bertahap

Untuk tahap awal, Mum bisa memulai dengan mengajarkan si Kecil berpuasa selama tiga sampai empat jam. Sebagai contoh, jika ia biasa sarapan jam 07.00 maka Mum boleh menunda sebentar jam sarapannya menjadi jam 09.00. Puasa di masa tumbuh kembang balita bukan berarti tidak boleh makan selama seharian penuh, tetapi hanya menunda waktu makan saja. Lakukan ini di tahun pertamanya puasa. Tak lupa, berikan ia pengertian tentang ibadah puasa dengan penjelasan yang mudah dimengerti.

3.         Lakukan Hal yang Sama di Tahun Berikutnya

Pada tahun-tahun berikutnya Mum bisa melakukan cara yang sama dengan kali pertama. Bedanya, Mum bisa mulai mengajarkan pada si Kecil puasa sedikit lebih lama. Ini pun haru dilakukan secara pelan-pelan agar ia tetap termotivasi. Jika pada tengah hari si Kecil sudah tidak kuat, Mum bisa memberinya camilan sehat atau susu kesukaannya. Kemudian dilanjutkan dengan menyantap menu buka puasa sehat bersama keluarga.  Lama-kelamaan si Kecil tentu akan terbiasa lho, Mum.

4.         Berikan Pujian Setelah Berhasil Berpuasa

Agar si Kecil semakin terpacu berpuasa, Mum dapat memberinya pujian atau bahkan hadiah bila perlu. Selain membuatnya terpacu tentunya si Kecil lama-kelamaan akan menyadari makna dan tujuan dari berpuasa. Sebaiknya hadiah berupa barang hanya diberikan sesekali saja, agar ia tidak hanya tergiur hadiah saat berpuasa.

5.         Jadilah Teladan bagi si Kecil

Peran orang tua sangatlah penting bagi perkembangan anak. Tugas Mum adalah memberikan contoh yang baik tentang bagaimana cara berpuasa yang baik dan benar sejak dini. Tunjukkan bahwa puasa itu menyenangkan dan baik untuk mendapatkan pahala dari Sang Pencipta. Mum harus bersabar dan menghadapinya dengan penuh senyuman.

Semoga tips tersebut dapat Mum terapkan untuk si Kecil, ya! Satu lagi, jangan lupa dukung perkembangannya dengan memberikan aneka makanan bergizi dan susu pertumbuhan.

 

 

ARTIKEL LAIN

-babylonish-

Sumber:

https://www.friso.co.id/

SHARE

Follow Us On:
x