Our Blog

Kehamilan, Tips, Umum

Indikasi dan Kontraindikasi Pemakaian Kontrasepsi Suntikan Kombinasi

LEAVE A COMMENT

Indikasi dan Kontraindikasi Pemakaian Kontrasepsi Suntikan Kombinasi

 

 

Indikasi pemakaian suntikan kombinasi.

  • Usia reproduksi.
  • Telah memiliki anak,ataupun belum memiliki anak.
  • Ingin mendapatkan kontrasepsi dengan efektifitas yang tinngi.
  • Menyusui ASI pasca persalinan > 6 bulan.
  • Pasca persalinan dan tidak menyusui.
  •  Anemia.
  • Nyeri haid hebat.
  • Haid teratur.
  • Riwayat kehamilan ektopik.
  • Sering lupa menggunakan pil kontrasepsi.

Kontraindikasi pemakaian suntikan kombinasi.

  • Hamil atau di duga hamil.
  • Menyusui dibawah 6 minngu pasca persalinan.
  • Pendarahan pervaginam yang belum jelas penyebabnya.
  • Penyakit hati akut(virus hepatitis).
  • Usia > 35 tahun yang merokok.
  • Waktu Mulai Menggunakan SuntikKombinasi.

Tidak diperlukan apabila :

  • Bila suntikan pertama diberikan setelah hari ke-7 siklus haid, klien tidak boleh melakukan hubungan seksual selama 7 hari atau menggunakan kontrasepsi lain untuk 7 hari.
  • Bila klien tidak haid, suntikan pertama dapat diberikan setiap saat, asal saja dapat dipastikan ibu tersebut tidak hamil.
  • Bila klien pasca persalinan 6 bulan, menyusui, serta belum haid, suntikan pertama dapat diberikan, asal dipastikan tidak hamil.
  • Bila pasca persalinan >6 bulan, menyusui, serta telah mendapat haid, maka suntikan pertama diberikan pada siklus haid hari 1 dan 7.
  • Bila pasca persalinan <6>.
  • Bila pasca persalinan 3 minggu, dan tidak menyusui, suntikan kombinasi dapat diberi.
  • Pasca keguguran, suntikan kombinasi dapat diberikan dalam waktu 7 hari.
  • Ibu yang sedang menggunakan metode kontrasepsi, hormonal yang lain dan ingin menggantinya dengan kontrasepsi hormonal.
  • Bila kontrasepsi sebelumnya juga kontrasepsi hormonal, dan ibu ingin menggantinya dengan suntikan kombinasi, maka suntikan kombinasi tersebut dapat diberikan sesuai jadwal kontrasepsi sebelumnya.
  • Ibu yang menggunakan metode kontrasepsi non hormonal dan ingin menggantinya dengan suntikan kombinasi, maka suntikan pertama dapat segera diberikan asal diyakini ibu tersebut tidak hamil.

Cara Penggunaan.

Suntikan kombinasi dapat diberikan setiap bulan dengan suntikan intramuskuler dalam klien diminta datang setiap 4 minggu. Suntikan dapat diberikan 7 hari lebih awal dengan kemungkinan terjadi gangguan perdarahan.

Tanda-Tanda Yang Harus Pengguna Suntik Kombinasi :

  • Nyeri dada yang hebat atau nafas pendek. Kemungkinan adanya bekuan darah di paru atau serangan jantung.
  • Sakit kepala hebat, atau gangguan penglihatan. Kemungkinan terjadi stroke, hipertensi atau migrain.
  • Nyeri tungkai hebat. Kemungkinan telah terjadi sumbatan pembuluh darah pada tungkai.
  • Tidak terjadi perdarahan atau spotting selama 7 hari sebelum suntikan berikutnya, kemungkinan terjadi kehamilan.

Keadaan yang memerlukan perhatian khusus :

  • Hipertensi.
  • Kencing Manis.
  • Migrain.
  • Menggunakan obat tuberkolosis / obat epilepsy.
  • Mempunyai penyakit anemia bulan sabit (Sickle cell)

Dengan pedoman tersebut peserta KB dapat memperhitungkan kedatangannya dengan tenggang waktu yang cukup jelas. Suntikan KB Cyclofem merupakan suntikan KB masa depan. Karena mempunyai keuntungan :

  • Diberikan setiap 4 minggu.
  • Peserta suntikan cyclofem mendapat menstruasi.
  • Pemberian aman, efektif dan relative mudah.

 

 

ARTIKEL LAIN...

-babylonish-

http://www.ibudanbalita.net/

SHARE

Follow Us On:
x