Our Blog

Anak, Ibu, Kehamilan, Keluarga

Waspadai Kondisi Ibu Hamil Harus Membatalkan Puasanya

LEAVE A COMMENT

Waspadai Kondisi Ibu Hamil Harus Membatalkan Puasanya


Sebagai muslimah yang sedang hamil dan berada tepat pada bulan Ramadhan tentunya sangat beruntung, mengapa? Ibu hamil dapat menjalankan puasa ramadhan sebulan penuh dikarenakan tidak ada masa haid/berhalangan. *Baca Juga: 7 Amalan Ibadah Ramadhan Bagi Wanita Yang Sedang Haid/berhalangan.

Oleh sebab itu banyak diantara ibu hamil yang ingin menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Namun apakah aman puasa saat hamil? Tentu saja aman. Karena pada dasarnya ibadah puasa sangat mujarab menyehatkan jiwa dan raga.

Namun sebelum memutuskan untuk berpuasa, ibu hamil disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau bidan. Nantinya dokter atau bidan akan melakukan pemeriksaan kesehatan, sehingga akan memberikan rekomendasi apakah usia kehamilan sang ibu boleh berpuasa atau tidak.

Dokter akan memeriksa ibu dan sang janin dalam perut, tentunya jika janin sehat, sang ibu boleh puasa saat hamil. Sebaliknya, bila berat badannya kurang, pertanda kehamilannya kurang sehat karena tumbuh kembang janin tidak maksimal. Bila ini terjadi, sang ibu sebaiknya tidak berpuasa.


Meski merasa kuat puasa saat hamil, bumil sebaiknya tidak memaksakan diri. Ada beberapa tanda yang dapat menjadi pedoman agar Anda segera membatalkan puasanya. Berikut tanda-tanda ibu hamil harus membatalkan puasanya:

•    Muntah-muntah lebih dari 3 kali karena bisa menyebabkan terjadinya dehidrasi.

•    Mengalami diare yang dibarengi mulas dan melilit karena terjadi dehidrasi dan dapat menjadi pencetus terjadinya kontraksi.

•    Pusing dengan mata berkunang-kunang diiringi lemas. Bisa jadi pertanda hipoglikemia dan dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.

•    Cermati kondisi fisik, jangan memaksakan bila memang tidak memungkinkan. Ada beberapa tanda yang dapat menjadi pedoman agar Mama segera membatalkan puasanya. Berikut tanda-tandanya:

•    Muntah-muntah lebih dari 3 kali karena bisa menyebabkan terjadinya dehidrasi.

•    Mengalami diare yang dibarengi mulas dan melilit karena terjadi dehidrasi dan dapat menjadi pencetus terjadinya kontraksi.

•    Pusing dengan mata berkunang-kunang diiringi lemas. Bisa jadi pertanda hipoglikemia dan dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.



ARTIKELLAIN...

~babylonish~

Sumber:
http://palembang.tribunnews.com/
http://blog.lazada.co.id

SHARE

Follow Us On:
x