Our Blog

Ibu, Kehamilan, Keluarga, Kesehatan

Puasa dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Ibu Hamil

LEAVE A COMMENT

Puasa dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Ibu Hamil


Info kesehatan terbaru tentang manfaat berpuasa bagi ibu hamil. Berbagai hasil penelitian medis sudah mengungkapkan adanya keajaiban kesehatan dari berpuasa. Dalam berbagai penelitian yang dilakukan tidak ada efek negatif (merugikan) dari berpuasa, baik pada paru-paru, ginjal, hati, mata, profil endokrin,fungsi neuropsikiatri dan hematologi.

Hasilnya, terdapat manfaat luar biasa pada puasa, terutama puasa Ramadhan. Hasil yang tidak pernah disangka oleh para peneliti dan ilmuwan tentang pengaruh puasa Ramadhan bagi kesehatan manusia. Meskipun secara umum puasa Ramadhan aman untuk dilakukan semua manusia yang dalam keadaan sehat dan pada penderita kondisi penyakit tertentu. Namun, dalam dalam keadaan penyakit tertentu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter ahli dan sebaiknya mengikuti rekomendasi ilmiah yang diberikan.

Dari sisi agama (islam) sendiri Tuhan berjanji akan memberikan berkah terhadap mereka yang menjalankan puasa. Seperti yang dijelaskan pada sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu suny dan Abu nu’aim: “Berpuasalah maka kamu akan sehat”. Yang berarti dengan berpuasa maka akan memperoleh berbagai manfaat berupa kesehatan jasmani, rohani, dan sosial.

Berpuasa mempunyai efek kesehatan seperti: membangun sistem kekebalan tubuh (imunitas), sistem reproduksi, sistem pencernaan, dan masih banyak lagi. Jika seseorang berpuasa, menurut penelitian para ahli kesehatan, maka akan terjadi dua peristiwa penting di dalam tubuhnya. Pertama, rekonstruksi sel-sel tubuh. Dr. Abdul Jawwad Ash-Shawi menyatakan bahwa zat asam amino dalam tubuh akan membentuk infra struktur sel-sel tubuh. Ketika seseorang berpuasa, asam-asam yang baru terbentuk dari makanan ini akan berkumpul dengan asam-asam hasil dari proses pencernaan.

Pada saat berpuasa, pembentukan sel-sel dilakukan kembali setelah proses-proses pencernaan, kemudian diatur sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan sel-sel dalam tubuh. Dengan demikian, terbentuklah gugusan-gugusan baru untuk sel-sel, yang memperbaiki strukturnya dan meningkatkan kemampuan fungsionalnya, sehingga menghasilkan kesehatan yang prima bagi tubuh manusia.

Kedua, terjadi proses pembersihan tubuh dari racun. Pada saat berpuasa, lemak-lemak yang disimpan dalam tubuh yang berjumlah besar akan dipindahkan ke organ hati sehingga dioksidasi dan akan dimanfaatkan oleh organ hati. Dalam proses ini, akan dikeluarkan racun-racun yang meleleh di dalamnya, kemudian kandungan racunnya dimusnahkan, dan dibersihkan bersama kotoran-kotoran tubuh. Selain terjadinya dua proses di atas, dengan berpuasa juga akan mendatangkan manfaat lain, seperti:

1.    Berpuasa dapat menjaga keseimbangan nutrisi tubuh

Menurut para pakar nutrisi dunia yang merangkum info kesehatan terbaru menyebutkan bahwa kelaparan (starvasi) sebagai kekurangan nutrisi baik secara total atau sebagian dalam jangka panjang atau jangka pendek. Sedangkan konsep berpuasa secara substansial adalah menahan diri  tidak makan, minum dan berhubungan suami istri mulai terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat. Sehingga berpuasa mempunyai perbedaan dibandingkan kelaparan biasa. Kelaparan dalam berbagai bentuk dapat mengganggu kesehatan tubuh. Namun sebaliknya, ketika seseorang berpuasa justru terjadi keseimbangan nutrisi yang berakibat asam amino dan berbagai zat lainnya membantu peremajaan sel dan komponennya memproduksi glukosa darah dan mensuplai asam amino dalam darah sepanjang hari. Cadangan protein yang cukup dalam hati karena asupan nutrisi saat buka dan sahur akan tetap dapat menciptakan kondisi tubuh untuk terus memproduksi protein esensial lainnya seperti albumin, globulin dan fibrinogen.

Hal ini tidak terjadi pada kelaparan jangka panjang, karena terjadi penumpukan lemak dalam jumlah besar, sehingga beresiko terjadi sirosis hati. Sedangkan saat puasa di bulan ramadhan, fungsi hati masih aktif dan baik.

2.    Berpuasa bagus untuk kesehatan jantung

Serangan jantung merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang didunia, apalagi di Indonesia dengan jumlah perokok aktif yang terus makin meningkat jumlahnya setiap tahun. Penyakit jantung merupakan ancaman yang nyata bagi kesehatan dan hidup anda. Dan berpuasa mempunyai manfaat yang sangat baik bagi kesehatan jantung, saat seseorang berpuasa, tubuhnya secara alami akan melakukan peningkatan HDL (kolesterol baik) dan penurunan LDL (kolesterol buruk) yang menurut para peneliti hal tersebut adalah baik bagi pembuluh darah dan kesehatan jantung.

3.    Berpuasa baik untuk menjaga psikologi

Selain menahan haus dan lapar, berpuasa juga mengharuskan kita menahan marah. Hal tersebut akan membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan terkontrol serta secara ilmiah terbukti dapat menurunkan kadar adrenalin di dalam tubuh. Dengan menurunnya adrenalin akan berdampak baik pada tubuh seperti: kontraksi empedu yang lebih baik dan mencegah pembentukan kolesterol dimana hal ini bisa mengurangi resiko terserang penyakit pembuluh darah, otak dan jantung seperti stroke, jantung koroner dan lainnya.

4.    Berpuasa menjadikan pikiran lebih kreatif

Berpuasa akan membuat pikiran seseorang menjadi lebih tenang dan juga melambat, dan menurut para peneliti ternyata pikiran yang melambat ini justru membuat pikiran  bekerja lebih tajam. Selain itu jika ditinjau dari segi insting, rasa lapar merupakan masalah kelanjutan hidup sehingga wajar jika rasa lapar memaksa kita untuk berpikiran lebih kreatif.

Hal tersebut juga telah dibuktikan dengan suatu studi kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diberi instruksi untuk berpuasa selama tujuh hari. Selama jangka waktu itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental para relawan dalam studi kasus tersebut meningkat dan mereka mengalami kemajuan dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai yang memuaskan.

5.    Berpuasa dapat meningkatkan kemampuan hubungan intim

Sebuah studi kasus yang meneliti mengenai hubungan puasa dengan kadar hormon se**ual pia (testoteron), lemotin (LH) dan perangsang kantung (FSH) membuktikan, bahwa berpuasa memang dapat menurunkan hormon testoteron dan menurunkan nafsu se**ual. Namun hal ini hanya bersifat sementara, bahkan setelah seseorang berpuasa beberapa hari siklus justru meningkatkan produksi hormon testosteron dan membuat kemampuan se**ual meningkat pesat.

6.    Mengurangi Kegemukan dan mencegah obesitas

Secara ilmiah berpuasa juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Ketika berpuasa usus-usus dalam tubuh akan menjadi lebih bersih dari sisa-sisa makanan, Endapan makanan inilah yang akan berubah menjadi lemak di bagian perut. Selain itu, dengan berpuasa juga dapat memperbaiki sistem pencernaan secara keseluruhan, sehingga jalannya metabolisme makanan dalam perut dan buang air menjadi lebih sehat dan lancar.

7.    Berpuasa dapat mencegah terjadinya gangguan mental

Di dalam otak terdapat fungsi penyehat dan pembersih otak dengan bantuan sel yang disebut neuroglial cells. Saat seseorang berpuasa, sel-sel neuron yang sakit dan mati, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini, yang mana hal tersebut akan bermanfaat pula pada kesehatan mental seseorang. Bahkan, seorang ilmuwan kejiwaan yang bernama Dr. Ehret mengatakan bahwa: beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.

8.    Kekebalan Tubuh Yang Meningkat


Dengan berpuasa kekebalan tubuh/ imunitas seseorang tidak akan melemah, namun justru akan meningkat. Hal tersebut telah dibuktikan dengan sebuah penelitian yang sudah diketahui secara umum, yaitu ketika seseorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan jumlah limfosit hingga 10 kali lipat di dalam tubuhnya, hal inilah yang memberikan pengaruh besar terhadap meningkatnya sistem kekebalan tubuh, sehingga dengan berpuasa justru akan menghindarkan seseorang dari berbagai virus yang berbahaya, baik dari luar tubuh  (lingkungan) atau pun dari dalam (makanan yang dikonsumsi).

9.    Berpuasa menyehatkan ginjal

Ginjal merupakan organ tubuh yang bertugas untuk menyaring zat berbahaya dari apa pun yang kita makan dan minum. Ketika seseorang berpuasa membuat akan membuat ginjal semakin sehat. Hal ini disebabkan karena fungsi ginjal akan dapat bekerja maksimal jika kekuatan osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air, dan satu-satunya cara yaitu dengan mengurangi asupan air yang masuk ke dalam tubuh yaitu ketika berpuasa.

10.    Berpuasa dapat mencegah diabetes

Obesitas (kegemukan), kolesterol tinggi, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah hasil dari tubuh yang mengalami kelebihan kolesterol dan kadar gula darah. Jika seseorang menjalankan puasa maka konsumsi makanan berlemak dan gula dapat lebih seimbang dan terkontrol. Dengan begitu, akan membawa dampak yang baik untuk menjaga keseimbangan kolesterol dan kadar gula tersebut.

11.    Berpuasa dapat meringankan nyeri sendi

Berpuasa secara teratur juga dapat meningkatkan sel penetral alami di dalam tubuh. Hal ini yang akan membuat nyeri sendiberangsur-angsur sembuh. Sebuah penelitian telah mendeteksi adanya hubungan antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) dengan membaiknya radang sendi (penyebab nyeri sendi).

Berpuasa, baik dilihat secara medis maupun psikologis memang mempunyai beragam manfaat. Selain manfaat di atas, berpuasa juga menjadikan indra penglihatan terasa lebih muda atau lebih jelas, dapat membersihkan badan dari berbagai penyakit, berpuasa juga dapat menurunkan kadar lemak dan tekanan darah tinggi, serta  dapat lebih mampu mengendalikan nafsu seksual. Selain itu, dengan berpuasa akan membuat badan sehat dengan sendirinya karena dengan berpuasa akan memperbaiki metabolisme tubuh dan juga dapat mengendorkan ketegangan jiwa. Berpuasa juga bermanfaat untuk menajamkan fungsi indrawi serta dapat mengendalikan kemauan diri sendiri dan dapat memperlambat proses penuaan.

Dengan semua manfaat dalam yang bisa didapat dari berpuasa, maka jadikanlah puasa sebagai momentum yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara medis. Karena selama menjalankan puasa, terjadi perubahan drastis dalam pola asupan kalori, hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan efek kejut bagi metabolisme badan kita dalam membakar lemak lebih banyak.

Pada saat berpuasa juga disarankan untuk tetap melakukan olah raga secara rutin, namun yang perlu diperhatikan yaitu dalam  memilih waktu dan jenis olah raga. Pada periode sahur dan berbuka, disarankan untuk olah raga ringan seperti jalan cepat sedangkan pada periode Isya, (mungkin setelah pulang tarawih) dapat berolah raga yang lebih berat.

Akan tetapi satu hal penting yang tidak boleh terlupakan yaitu bahwa puasa yang dilakukan adalah sebagai wujud ibadah kepada Tuhan, dan berbagai manfaat kesehatan luar biasa yang didapatkan merupakan manfaat sampingan saja. Itulah beberapa manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh.



ARTIKEL LAIN...

~babylonish~


Sumber:
https://mutiarabijaksana.com/

SHARE

Follow Us On:
x