Our Blog

Anak, Ibu, Kehamilan, Kesehatan

Panduan dan Tips Lengkap Puasa Ibu Hamil

LEAVE A COMMENT

Panduan dan Tips Lengkap Puasa Ibu Hamil


Waktu berjalan begitu cepatnya. Seolah-olah beru kemarin kita menikmati Ramadhan tahun lalu. Kini, ketika artikel ini ditulis, tidak kurang dari sebulan lagi kita bertemu kembali dengan Ramadhan yang berkah. Selain harga kebutuhan pokok yang mulai meningkat sehingga kita mesti memperhatikan pengeluaran, tentu kita tetap memperhatikan kesehatan. Dalam artikel ini kita akan membahas secara lengkap dan tuntas berkaitan dengan puasa bagi ibu hamil dan menyusui.

Ya, kita paham. Ibu hamil dan menyusui selalu bertanya-tanya ketika ramadhan sudah dekat. Tentang hukum puasa bagi ibu hamil, apakah puasa bagi orang hamil dapat membayakan kesehatan janin, bagaimana dengan puasa ibu menyusui, apakah dapat mengurai kuantitas dan kualitas ASI. Orang yang bertanya demikian adalah orang-orang yang peduli dengan orang lain, dengan dirinya sendiri, dan dengan generasi penerusnya. Itu lebih baik ketimbang tidak pernah bertanya dan mencoba mencari informasi semacam itu.

Baiklah mari kita bahas satu persatu pertanyaan di atas.

Puasa bagi ibu hamil

Tips Puasa Ibu Hamil - Ada banyak ibu hamil was-was, takut kalau puasanya dapat membuat kesehatannya menurun dan pada akhirnya berakibat bagi janin. Tenang, ibu hamil tidak perlu was-was. Berdasarkan sebuah penelitian di luar negeri, didapatkan hasil bahwa ternyata puasa yang dilakukan ibu hamil tidak akan memberikan efek negatif bagi janin. Tidak hanya itu, banyak dokter juga tidak ada yang melarang puasa bagi ibu hamil. Boleh-boleh saja. Kalau toh kemudian ibu hamil pada trisemester pertama yang biasanya mengalami mual dan muntah, atau ibu hamil yang mengalami pendarahan flek dan oleh dokter disuruh minum obat sehari 3 kali, maka tidak berpuasa juga tidak apa-apa. Agama Islam adalah agama yang tidak memberatkan pemeluknya dan sangat kontekstual. Apa yang diharamkan, dalam kondisi tertentu menjadi dibolehkan. Apa yang diwajibkan, dalam kondisi tertentu menjadi mubah hukumnya.

Jadi, kalau ada yang bertanya, bahayakah puasa bagi ibu hamil? jawabannya tergantung. Meski secara umum ibu hamil boleh tetap berpuasa, tapi tidak boleh sembarangan. Artinya, mesti dibedakan dong dengan orang yang tidak hamil. Sebab, ada sesuatu di dalam rahimnya yang harus dijaga, harus diberi perhatian juga.

Lalu bagaimana dengan ibu menyusui? Amankah puasa bagi ibu menyusui? Memang ibu menyusui butuh lebih banyak asupan ketimbang ibu yang tidak menyusui. Lebih-lebih ibu yang baru melahirkan atau bayinya masih belum berumur 6 bulan dimana ASI eksklusif wajib diberikan. Apabila bayi sudah berumur lebih dari 6 bulan, ibu hamil tidak perlu takut kehilangan janin akan lapar, karena biasanya bayi sudah diberi susu atau makanan pendamping ASI. Tapi sebaiknya hal tersebut tetap dikonsultasikan kepada dokter, sebab tergantung pada kondisi kesehatan bayi anda. Barangkali antara bayi satu dengan bayi yang lain memiliki kesehatan yang berbeda.

Bukankah menyusui tidak membatalkan puasa. Maka puasa bagi ibu hamil boleh-boleh saja, tapi anda harus tahu kiatnya.

Berikut adalah panduan, kiat, tips atau cara puasa sehat bagi ibu hamil dan menyusui. Saya mulai dulu dari tips puasa bagi ibu hamil.

Tips puasa bagi ibu hamil

Berikut adalah beberapa tips sehat untuk ibu hamil yang ingin berpuasa

Pilih Menu Sahur Bergizi

Pilihan menu makan sahur yang bergizi, karena hal itu akan sangat membantu memenuhi kebutuhan tubuh anda sebagai orang yang sedang hamil.

Hindari Makanan Berkarbohidrat Sederhana, Pilih Karbohidrat Kompleks

Kenapa? Karena makanan mengandung karbohidrat sederhana atau yang dikenal dengan gula, dapat merangsang produksi hormon insulin untuk membakar gula dalam darah. Akibatnya apa? Tidak lain adalah menurunnya kadar gula darah, dan kondisi demikian dapat membuat anda lemas, pusing, bahkan perut terasa perih.


Kebalikan dari itu, sebaiknya anda memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Contoh mudah makanan tersebut adalah nasi dan sayur. Untuk memenuhi kebutuhan protein, anda bisa memilih daging atau telur. Protein dan karbohidrat dapat membuat kita tanah cukup lama dari rasa lapar.

Minum Susu dan Sayur

Ibu hamil, apalagi saat-saat menjalankan puasa Ramadhan, membutuhkan asupan makanan yang mengandung kalsium, protein dan vitamin. Kandungan teersebut banyak terdapat pada susu dan buah-buahan.

Buka Puasa, Pilih Makanan Manis, Karbohidrat Kompleks, dan Air yang Cukup

Tidak ada bedanya dengan orang biasa, ibu hamil juga disarankan untuk berbuka dengan makan-makanan yang manis, seperti kurma atau kolak. Pesan dari Rasulullah Saw memang ajaib. Rasul tidak pernah belajar ilmu kedoteran tapi anjurannya untuk mengonsumsi makanan yang manis khususnya kurma saat berbuka puasa sangat tepat. Sebab di dalam kurma terdapat karbohidrat sederhana dengan jumlah yang tinggil, dan juga zat besi. Selain itu, makanan manis dapat meningkatkan kadar gula kita yang ketika puasa turun.

Kalau bisa tidak langsung makan lebih baik. Dan ketika makan, banyak-banyaklah makan makanan yang mengandung karbohidrat yang kompleks, sebagaimana sudah disebutkan di atas. Jangan ketinggalan untuk banyak minum air putih yang gunanya untuk mengatur volume suhu tubuh, menjaga tekanan darah, mengangkut oksigen dan zat gizi, serta mencegah sulit BAB.



ARTIKEL LAIN...

~babylonish~

Sumber:
www.parenting.co.id

SHARE

Follow Us On:
x