Our Blog

Anak, Ibu, Keluarga, Tips, Umum

3 CARA MENGAJARKAN HIKMAH BERPUASA PADA ANAK-ANAK

LEAVE A COMMENT

3 CARA MENGAJARKAN HIKMAH BERPUASA PADA ANAK-ANAK

 

 

Puasa sejatinya menahan diri, dengan menahan diri tentu saja menghindarkan sikap rakus yang selalu ingin ini itu secara bersamaan. Dengan berpuasa, hasrat untuk melahap segala sesuatunya akan berkurang dikarenakan beberapa jam dalam sehari umat yang menjalankan puasa harus menahan diri untuk tidak makan dan minum.

Itulah beberapa nilai-nilai dan hikmah puasa yang bisa diajarkan kepada anak-anak Anda di rumah. Pemahaman yang lebih mendalam tentang arti berpuasa tentu akan membantu anak Anda menjalankan puasanya dengan baik dan bersemangat. Namun harus diingat bahwasanya bahasa yang Anda gunakan dalam mengajarkan anak akan berperan penting untuk keberhasilan materi nilai-nilai dan hikmah puasa yang akan disampaikan.

Ada beberapa tips ringan yang bisa Anda terapkan ketika mengajarkan anak tentang nilai-nilai dan hikmah puasa.

1. Pergunakan bahasa yang mudah dimengerti
Anak-anak akan cendrung merasa cepat bosan jika mendengar orang tuanya mengajarkannya dengan bahasa yang sulit dimengerti. Anda tidak perlu terlihat pintar di hadapan anak-anak Anda dengan menggunakan istilah-istilah asing yang sulit ia cerna. Sesuaikan usia dengan gaya bahasa saat Anda ingin mengajarkan mereka. Bahasa yang santai (tidak menggurui) dan halus selalu membuat anak-anak tertarik mendengarkan apa yang ingin Anda sampaikan. Apabila perlu gunakanlah bahasa yang mereka gunakan sehari-hari dalam dunianya.

2. Tidak bertele-tele
Mengajarkan anak tentang nilai-nilai dan hikmah puasa bukan berarti Anda harus tampil bak seorang penceramah professional. Anak-anak akan bosan bila Anda menceramahi mereka panjang lebar. Hampir tidak ada anak-anak yang betah jika harus berhadapan dengan yang namanya obrolan satu arah yang panjang dan membosankan. Anda bisa mengajar seperti sedang berdialog dua arah dengan anak-anak Anda. Libatkan mereka untuk merespon apa yang Anda sampaikan seperti dengan mengatakan, “Kamu mengerti, sayang?” atau “Ada lagi gak yang mau kamu tanyakan hayo?” Pola menyampaikan materi seperti itu akan membuat anak-anak Anda merasa nyaman dan materi akan mudah dicerna.

3. Tidak marah-marah
Mengajarkan anak tentang nilai-nilai dan hikmah puasa terkadang gampang-gampang susah. Ada anak yang mudah menyerap segala sesuatu yang disampaikan orang tuanya, ada pula yang justru sebaliknya. Bahkan tidak sedikit pula anak-anak yang mengacuhkan apa yang Anda ajarkan tentang berpuasa, karena mereka merasa belum membutuhkannya. Jangan emosi atau marah-marah bila menghadapi kenyataan anak Anda seperti itu. Sebagai orang tua Anda dituntut untuk bersabar dan tekun memberi pengertian dari waktu ke waktu.

 

 

ARTIKEL LAIN...

-babylonish-

http://informasitips.com/

SHARE

Follow Us On:
x