Our Blog

Anak, Ibu, Kehamilan, Kesehatan

MENGENAL INFEKSI TOXOPLASMA

LEAVE A COMMENT

MENGENAL INFEKSI TOXOPLASMA


Sekalinya terjangkit, infeksi toxoplasma dapat mendatangkan bahaya serius pada janin yang dikandung ibu hamil. Kucing sering dituduh menjadi salah satu agen penularutama. Kenali bagaimana penularan dapat terjadi.

Infeksi toxoplasma atau toxoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasitToxoplasma gondii. Organisme kecil ini dapat hidup pada kucing. Infeksi toxoplasmosis ini sebenarnya tergolong langka.

Biasanya infeksi ini dapat menular pada manusia melalui beberapa media.

    Kontak langsung dengan tinja kucing yang terinfeksi.

    Kontak langsung dengan tanah yang terkontaminasi tinja kucing.

    Mengonsumsi daging mentah atau setengah matang, buah dan sayur yang belum dicuci bersih, atau keju/susu kambing yang tidak terpasteurisasi.

    Menggunakan peralatan masak yang belum dicuci dan sebelumnya digunakan untuk mengolah daging mentah.

    Mengonsumsi air yang terkontaminasi.

Infeksi dapat terjadi ketika tangan yang menyentuh bahan-bahan terkontaminasi tadi lalu menyentuh mata, mulut, ataupun hidung. Mereka yang memelihara kucing bisa jadi telah terpapar oleh parasit ini, namun tubuhnya telah membangun kekebalan alami.

Wanita yang mengalami infeksi ini setidaknya 6-9 bulan sebelum hamil, umumnya telah membentuk kekebalan tubuh dan tidak berisiko meneruskan infeksi ini kepada janin. Berbeda dengan wanita yang saat sedang hamil terjangkit infeksi ini karena dia berisiko menularkan infeksi melalui plasenta kepada janin.

Oleh karena itu, sebaiknya siapa pun tetap waspada dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Risiko infeksi ini sangat berbahaya terhadap perkembangan kesehatan bayi, seperti gangguan penglihatan, sulit belajar, gangguan pada otak (hidrosefalus), serta gangguan pendengaran. Bahkan infeksi ini menyebabkan sebagian bayi yang terinfeksi hanya mampu bertahan hidup beberapa hari setelah dilahirkan. Ibu hamil yang paling berisiko mengidap infeksi toxoplasma adalah mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Infeksi ini umumnya mendatangkan gejala-gejala, seperti kelelahan, sakit kepala, gejala umum yang mengiringi flu, serta nyeri otot. Tetapi sebagian orang bisa saja tidak merasakan gejala apa pun. Seseorang dapat menjalani tes darah untuk mengetahui kemungkinan terjangkit penyakit ini secara pasti.

Jika hasilnya negatif, berarti tubuh Anda belum pernah terpapar dan belum membentuk kekebalan terhadap toxoplasma. Jika hasilnya positif, umumnya berarti Anda sudah pernah terpapar dan tubuh telah membangun sistem kekebalan serta tidak akan berpengaruh pada bayi. Namun pada sebagian kasus berarti terjadi infeksi yang sedang berlangsung.



ARTIKEL LAIN...

~babylonish~

Sumber:
http://www.alodokter.com/

SHARE

Follow Us On:
x