Our Blog

Anak, Keluarga, Kesehatan

ANAK YANG BAHAGIA, KESEHATAN MENTALNYA BAIK

LEAVE A COMMENT

ANAK YANG BAHAGIA, KESEHATAN MENTALNYA BAIK


Kebahagiaan seorang anak sangat erat kaitannya dengan kesehatan mental, dan hal tersebut berpengaruh juga terhadap tumbuh kembangnya.

Hubungan kesehatan mental dan kebahagiaan

Membahas lebih jauh mengenai kebahagian seorang anak, yang perlu dipahami adalah bagaimana kesehatan mental mereka. Kesehatan mental merupakan suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual serta emosional berjalan secara optimal dan selaras dengan keadaan orang lain.

Hubungan kesehatan mental dan kebahagiaan adalah jika kesehatan mental terjaga, maka yang bersangkutan serta orang-orang di sekitarnya akan merasa bahagia dan terhindar dari berbagai gangguan kejiwaan. Orang yang sehat secara mental dapat mewujudkan keharmonisan antara fungsi jiwa, kesanggupan untuk menghadapi masalah dan selalu berpandangan positif terhadap kebahagiaan dan kemampuan dirinya.

Pengalaman masa kecil sangat berpengaruh

Dalam berbagai penelitian ditemukan bahwa orang-orang yang mengalami gangguan mental, umumnya disebabkan karena ketidakmampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan dirinya, seperti kebutuhan biologis, akan rasa aman, dicintai, harga diri, pengetahuan, keindahan dan aktualisasi diri.

Aspek psikologis juga turut berpengaruh terhadap kesehatan mental, salah satunya adalah pengalaman masa kecil. Pengalaman awal ini merupakan bagian penting dan bahkan sangat menentukan bagaimana kondisi mental individu di kemudian hari.

Ciri anak yang sehat mental

Terkadang tidak mudah membedakan anak yang sedang bahagia atau dalam keadaan sedih. Beberapa anak tidak menunjukkan perubahan secara signifikan saat merasa tertekan. Ini karena kadang anak belum mampu mengekspresikan perasaanya dengan tepat.

Dari sejumlah hasil observasi para ahli, ada beberapa hal yang bisa dijadikan pertanda untuk mengetahui seorang anak bahagia tidak. Anak yang bahagia itu terjaga (terkendali) dan tenang, sedang anak yang tertekan pembawaannya tegang dan kalut.

Ciri lainnya jika si kecil sehat secara mental dan bahagia, adalah:

•    Merasa bahwa anak lain menyukainya.

•    Merasa aman menghadapi kejadian yang akan datang.

•    Pembawaannya tenang dan tangguh.

•    Tidak takut sendirian.

•    Tertawa saat ada yang lucu.

•    Bersikap seperti anak seusianya.

•    Senang bermain dan menyenangi permainan.

•    Senang bersekolah.

•    Periang, suka tersenyum dan optimis.

•    Dapat tidur dengan nyenyak.

Membedakan anak sehat dan bahagia

Perlu diingat bahwa anak sehat belum tentu bahagia. Ciri anak yang sehat dan bahagia antara lain: mata cerah, aktivitas fisik cukup, tidur nyenyak, nafsu makan cukup, tidak sering uring-uringan, gampang tersenyum, santai, dan fokus pada suatu objek.

Sementara untuk anak yang yang tidak bahagia bisa dilihat dari kondisi  anak yang  tertekan, sikapnya yang tidak peduli, kurang konsentrasi dan tidak merespon orang-orang di sekitarnya. Hal tersebut terjadi karena kosentrasinya tertumpah pada perasaannya yang sedang tertekan dan tidak bahagia.

Mengapa kebahagiaan itu penting bagi anak?

Adanya kebahagian dalam diri anak memungkinkan perkembangan fisik, intelektual, dan emosional yang optimal, sehingga ia bisa berjalan selaras dengan orang-orang di sekitarnya. Jika anak tidak bahagia, akan berdampak pada anak tersebut, baik sekarang maupun ketika ia dewasa.

Tip cara mengasuh agar si anak bahagia

•    Memberikan teladan yang baik.

•    Mengenali perkembangan anak.

•    Memberi dukungan dan penghargaan.

•    Memberi ruang kepada anak untuk bertumbuh dan kesempatan ketika mereka membuat kesalahan.

•    Memberikan cinta tanpa syarat.



ARTIKEL LAIN...

~babylonish~

Sumber :
https://mommychi.co.id

SHARE

Follow Us On:
x