Our Blog

Ibu, Kehamilan, Kesehatan

Mengapa Flek Bercak Darah Sering Terjadi Saat Hamil Muda?

LEAVE A COMMENT

Mengapa Flek Bercak Darah Sering Terjadi Saat Hamil Muda?


Bercak darah saat hamil muda bisa dijadikan sebagai bahaya serius bagi kehamilan. Bercak darah sering dialami oleh ibu hamil. Banyak ibu hamil yang tidak tahu apa saja yang bisa menyebabkan bercak darah. Bercak darah saat hamil muda bisa menjadi tanda bahwa ibu sedang hamil.

Bercak darah itu biasanya hanya sedikit dan muncul selama tiga hari saja. Banyak wanita yang menganggap jika bercak darah itu adalah tanda akan datangnya menstruasi, namun bercak darah yang dialaminya bisa menjadi pertanda kehamilan untuknya.

Penyebab

Bercak darah yang terjadi pada proses kehamilan disebut spotting. Selama spotting itu tidak dibarengi dengan gejala komplikasi lainnya bisa dikatakan bercak darah itu normal. Namun yang harus diwaspadai adalah perbedaan antara bercak darah dengan pendarahan.

Bercak darah sering terjadi saat kehamilan memasuki usia trimester pertama. Bercak darah itu bisa terjadi sebanyak 20 persen pada ibu hamil. Penyebab keluarnya bercak darah pada saat trimester pertama adalah sebagai berikut ini :

1.    Rahim membesar – Rahim ibu hamil akan membesar pada trimester pertama. Rahim yang membesar itulah yang menyebabkan keluarnya bercak darah.

2.    Adanya kantung kehamilan – Kantung kehamilan bisa menyebabkan ibu hamil mengalami bercak darah. Kantung kehamilan itu membuat rahim membesar dan terdesak.

3.    Melekatnya embrio pada dinding rahim – Embrio yang melekat pada dinding rahim bisa menyebabkan bercak darah keluar dari vagina atau jalan lahir.

4.    Hubungan seksual – Hubungan intim saat hamil bisa menyebabkan bercak darah keluar dari vagina. Penyebabnya adalah serviks menjadi lunak dan dikelilingi pembuluh darah.

5.    Perubahan hormon – Ibu yang sedang hamil memiliki hormon meningkat dibandingkan sebelum kehamilan. Akibatnya adalah keluarnya bercak aatu flek darah dari organ intimnya.

Penyebab Bercak Darah Yang Serius

Bercak darah pada saat kehamilan bisa menjadi tanda bahaya serius pada kehamilannya. Tanda serius itu bisa terjadi pada siapa saja. Berikut ini penyebab bercak darah yang serius pada ibu hamil :

1. BO – Hamil BO adalah hamil kosong. Saat hamil muda ibu hamil yang mengalami bercak darah pada kehamilannya dan bercak darah saat hamil muda itu terjadi lebih dari satu minggu, bisa jadi ibu hamil mengalami hamil kosong.

2. Kehamilan ektopik – Hamil di luar kandungan juga ditandai dengan pendarahan dan bercak darah yang keluar terus menerus. Selain bercak darah yang keluar, ibu hamil merasakan nyeri hebat dan mulas.

3. Hamil anggur – Hamil anggur juga ditandai dengan adanya bercak darah yang keluar dari jalan lahir. Penyebab bercak darah itu keluar adalah plasenta yang tidak terbentuk dengan normal.

4. Luka leher rahim – Penyebab bercak darah dan menjadi indikasi serius adalah bercak darah itu merupakan indikasi dari luka yang ada di leher rahim. Ibu hamil yang mengeluarkan bercak darah saat berhubungan seksual bisa jadi serviks mengalami luka sehabis berhubungan seksual.

5. Infeksi rahim – Infeksi rahim yang diderita oleh ibu bisa menyebabkan ibu hamil mengalami bercak darah saat kehamilan.

6. Miom – di dalam rahim bisa mengeluarkan bercak darah. Penyebabnya adalah posisi miom itu terdesak dengan hadirnya kantung kehamilan di dalam rahim.

7. Kelainan plasenta – Kelainan plasenta juga bisa menyebabkan ibu hamil mengalami bercak darah. Kelainan plasenta yang bisa terjadi pada ibu hamil adalah sebagai berikut ini :

•    Plasenta previa. Plasenta ini memiliki kelainan dan terletak di rahim bagian bawah sehingga leher rahim akan tertutup.

•    Abrupsio plasenta. Plasenta ini terlepas dari rekatannya yaitu dinding rahim. Darah bisa keluar banyak atau sedikit disertai dengan nyeri perut yang hebat.

•    Partus permatur. Kelainan plasenta yang terjadi karena pelebaran serviks.



ARTIKEL LAIN...

~babylonish~

Dari berbagai sumber

SHARE

Follow Us On:
x