Our Blog

Ibu, Kehamilan, Kesehatan, Umum

Efek Asam Mefenamat Bagi Ibu Hamil

LEAVE A COMMENT

Efek Asam Mefenamat Bagi Ibu Hamil

 

Asam Mefenamat (Mefenamat Acid) merupakan nama generik yang termasuk dalam golongan Non-Steroid Anti-Inflamatory Drug (NSAD). Obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai jenis nyeri akibat peradangan seperti sakit gigi, nyeri otot, dan nyeri menjelang haid serta disminhorea. Asam mefenamat berfungsi menghambat enzim yang memproduksi prostaglandin, yakni senyawa yang dilepas tubuh dan menyebabkan rasa sakit serta inflamasi. Dengan menghalangi produksi prostaglandin, asam mefenamat akan mengurangi rasa sakit dan inflamasi (peradangan).

Aturan Minum

  • Dosis

Untuk dosis awal, Asam Mefenamat diberikan sebanyak 500 mg, dilanjutkan 4 x 250 mg. Obat ini tidak boleh dikonsumsi lebih dari 2500 mg/hari dan tidak boleh lebih dari  7 hari. Karena dapat menyebabkan gangguan pada lambung, Asam Mefenamat harus diminum setelah makan.

  • Efek Samping

Asam Mefenamat memberikan tingkat efek samping yang berbeda tergantung dari reaksi tubuh masing-masing. Efek samping yang umum ditemui misalnya pusing, diare, mual, sulit tidur, nyeri perut, nyeri saat buang air kecil, telinga berdenging,  penurunan nafsu makan, dan kelelahan. Dalam kasus terberat dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, gangguan napas, gangguan visual (penglihatan), kejang, sampai penurunan kesadaran. Meski tidak menyebabkan ketergantungan (addictive), Asam Mefenamat dapat mengakibatkan depresi dan alergi (berupa gatal, bengkak pada bibir atau mata, serta bintik-bintik kulit)

Peringatan Pada Ibu Hamil

Asam Mefenamat termasuk dalam golongan Obat Kategori C. Kategori C berarti pada saat dilakukan studi penelitian terhadap obat pada hewan percobaan menunjukkan adanya efek samping terhadapkesehatan janin. Sedangkan pada wanita hamil sendiri belum ada studi terkontrol (belum dilakukan uji coba langsung). Sehingga, obat Kategori C hanya digunakan jika manfaat penggunaannya lebih besar dibandingkan dengan risiko bahaya terhadap perkembangan janin.

Meski belum ada studi khusus yang menjelaskan tentang bahaya dari penggunaan Asam Mefenamat selama  kehamilan. Namun konsumsi obat ini tidak dianjurkan terutama pada 3 bulan terakhir masa kehamilan (trimester ketiga), terkecuali apabila diperbolehkan sesuai dengan anjuran dokter. Sebab penggunaan Asam Mefenamaf terbilang berbahaya mengingat obat ini masuk dalam golongan NSAD Kategori C, disebutkan bahwa risiko penyebab keguguran dan cacat saat lahir bisa terjadi akibat konsumsi obat golongan ini.

  • Keguguran

Belum bisa dipastikan apakah penggunaan Asam Mefenamat dapat menyebabkan keguguran. Namun, dalam beberapa penelitian terhadap penggunaan obat golongan NSAD selama masa proses kehamilan lebih banyak terjadi keguguran dibandingkan pada wanita hamil yang tidak mengkonsumsi NSAD. Karenanya, patut berhati-hati dalam mengkonsumsi Asam Mefenamat karena obat ini termasuk dalam golongan NSAD juga.

  • Premature Closure of The Ductus Arteriosus

Duktus arterosus merupakan pembuluh darah yang menghubungkan aorta dengan arteri pulmonalis, yang memungkinkan darah untuk tidak melewati paru-paru. Pada janin, hal ini sangat penting karena janin tidak menghirup udara secara langsung untuk mendapatkan oksigen melainkan dari ibu melalui tali pusat. Normalnya, duktus arteriosus akan menutup sendirinya ketika bayi lahir (saat bayi mulai mengambil napas sendiri setelah tali pusat dipotong) dan paru-paru membutuhkan oksigen. Penggunaan NSAD pada usia kehamilan trimester ketiga menyebabkan duktus arteosus yang seharusnya masih terbuka, justru menutup, dan ini sangat berbahaya untuk janin hingga menyebabkan bayi kemungkinan harus segera dilahirkan (prematur)

Dengan kata lain, efek yang disebabkan oleh penggunaan Asam Mefenamat pada ibu hamil memang belum dijelaskan secara terperinci. Namun, ibu hamil memang harus ekstra hati-hati mengkonsumsi obat apapun selama masa kehamilan. Oleh sebab itu, lebih baik untuk menghubungi dokter atau bidan sebelum mengkonsumsi obat. Jika sudah terlanjur meminum obat. Harap segera memeriksakan kehamilan pada dokter atau bidan untuk mengetahui kondisi kehamilan lebih lanjut.

 

 

ARTIKEL LAIN...

-babylonish-

http://hamil.co.id/

SHARE

Follow Us On:
x